Tampilkan postingan dengan label Liga Champions. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liga Champions. Tampilkan semua postingan

Barcelona Juara Liga Champions 2010-2011

Minggu, 29 Mei 2011
Dari Liga Champions Eropa, akhirnya Barcelona sukses meraih gelar keempatnya diajang paling bergengsi di daratan Eropa, setelah mengalahkan Manchester United dengan skor 3-1. El Barca mengulang kisah sukses dua tahun silam, saat mengalahkan Setan Maerah Manchester. Tiga Gol Barca dicetak Pedro Rodriguez, Lionel Messi, dan David Villa, sedangkan gol penyeimbang skor dicetak oleh Wayne Rooney. Berikut berita selengkapnya hanya di Berita Sepakbola Terlengkap.


Kalahkan MU 3-1, Barcelona Sukses Raih Gelar Juara Liga Champions Eropa Musim 2010-2011



Tekad kuat Manchester United untuk melampiaskan dendam mereka terhadap barcelona dua tahun lalu sirna sudah. Pasukan Sir Alex Ferguson kembali mengecap kekalahan dari armada Pep Guardiola 3-1 di partai puncak Liga Champions yang dihelat di Wembley Stadium, Minggu (29/5) dinihari WIB, yang sekaligus juga memastikan Los Blaugrana mengukir gelar Eropa musim 2010/2011.

Ini merupakan trofi Champions yang keempat bagi Barca. Menyamai catatan rekor Bayern Muenchen dan Ajax Amsterdam.

Kemenangan ini juga menjadi yang kedua bagi Lionel Messi cs di tanah Wembley sejak tahun 1992 saat kompetisi masih bernama Piala Eropa dan venue masih old Wembley, The Twin Towers.

Barcelona memulai langkah dengan gemilang. Pada menit ke-27, Pedro menjebol gawang Edwin van der Sar. Umpan tembusan Xavi diterima dengan baik oleh sang striker. Dengan dinginnya, Pedro menaklukkan kiper veteran asal Belanda itu.

Keunggulan raksasa Spanyol tidak bertahan lama, memasuki menit 33, Wayne Rooney menghidupkan publik Wembley. Kerja samanya dengan Ryan Giggs berujung gol dengan bomber Inggris itu mengirim lesakkan terukur ke gawang Victor Valdes.

Skor 1-1 ini tidak berganti sampai kedua tim masuk ruang ganti.

Barca yang tercatat tampil dominan di final ini kembali melanjutkan kecemerlangan mereka di paruh kedua. Enam menit sebelum satu jam pertandingan berlangsung, Lionel Messi membalikkan keadaan.

Tendangannya dari luar kotak penalti tak kuasa diredam van der Sar. Gol sang mega bintang Argentina ini pun menyamai rekor gol terbanyak Champions milik Rud Van Nistelrooy yang mampu mengemas 12 gol dalam semusim.

Keunggulan ini rupanya tidak membuat Barca berpuas diri karena David Villa kian menambah penderitaan Red Devils.

Pada menit ke-68, tendangan penyerang andalan Spanyol itu menjurus indah melewati hadangan van der Sar. 3-1 Barca kian menjauh.

Di sisa waktu yang ada, Barca dengan gaya khasnya tetap mempertahankan penguasaan bola dengan sebaik mungkin. Meski demikian, di enam menit jelang bubaran, Nani sempat membuat kans.

Berkolaborasi dengan Rooney, ia melepas tembakan kaki kiri. Sayangnya, bola bergulir di samping gawang Valdes. Itu merupakan peluang terakhir di laga ini sampai wasit pun meniupkan pluit panjang. Barcelona pun juara Liga Champions 2010/2011.

Demikian berita mengenai Barcelona yang akhirnya berhasil meraih Trophy juara Liga Champions musim 2010/2011, setelah sukses mengalahkan MU dengan skor 3-1.
Baca juga berita bola lainnya dari Ancelotti Tinggalkan Chelsea.

MU Melangkah Ke Final Liga Champions

Rabu, 04 Mei 2011
Akhirnya wakil Liga Inggris Manchester United, berhasil lolos ke babak Final Liga Champions Eropa, setelah berhasil mengalahkan wakil Jerman Schalke 04 dengan skor 4-1. MU unggul aggregat 6-1, dengan hasil ini, laga seru akan terjadi di final, dimana Manchester United akan bertemu Barcelona. Berikut berita selengkapnya hanya di Berita Sepakbola Terlengkap.


Kalahkan Schalke 4-1, MU Berhasil Lolos Ke Final Liga Champions



Meski bermain tanpa dua aktor utama kemenangan 2-0 di leg I semi-final Liga Champions, Ryan Giggs dan Wayne Rooney, Manchester United terbukti masih terlalu tangguh bagi Schalke 04.

Ketika ganti menjamu klub Bundesliga itu di Old Trafford, Kamis (5/5) dinihari WIB, The Red Devils mencatat kemenangan telak 4-1.

Sepasang gol Anderson menyusul torehan Antonio Valencia dan Darron Gibson membuat United melenggang nyaman ke final dengan agregat 6-1. Die Knappen hanya bisa menggetarkan gawang Edwin van der Sar satu kali lewat Jose Manuel Jurado.

Di laga puncak yang akan berlangsung di Wembley, armada asuhan Sir Alex Ferguson sudah dinanti Barcelona, tim yang mengalahkan mereka di final 2009 di kota Roma.

Jalannya pertandingan:

Sadar cuma kemenangan dengan minimal dua gol jika ingin kiprah mereka berlanjut, Schalke mengambil inisiatif penyerangan di menit-menit awal.

Wajar jika kans perdana pada partai yang dipimpin oleh wasit Pedro Proenca ini pun jatuh untuk tim besutan Ralf Rangnick. Di menit ke-8, Atsuto Uchida mengirim bola kepada Jefferson Farfan, tapi tendangan rendahnya masih melebar.

Setelah sanggup mengatasi kegamangan, United mulai bangkit menguasai permainan hingga pada akhirnya berbuah hasil di menit ke-26.

Umpan terukur Darron Gibson diterima Antonio Valencia yang melesakkan bola di antara kedua kaki Manuel Neuer. 1-0 di Old Trafford, 3-0 secara agregat dan jalan United ke Wembley pun sulit terhadang lagi.

Hanya berjarak lima menit, pendukung United kembali melompat girang ketika tendangan Gibson dari jarak sekitar 20 meter tak mampu ditangkap dengan sempurna oleh Neuer sehingga bola bergulir masuk ke gawangnya.

Tak lama berselang, papan skor lagi-lagi berubah. Kali ini angka 0 untuk Schalke berubah setelah sapuan pendek Jonny Evans dimaksimalkan Jurado untuk melepas sepakan keras menembus gawang Van der Sar.

The Red Devils nyaris unggul dua bola lagi sesaat kemudian. Berawal dari umpan Nani, Valencia mengelabui Neuer, tapi tendangannya masih bisa dihalau di garis gawang oleh Benedikt Howedes.

Sepuluh menit memasuki paruh kedua, United kembali memperoleh kans memperbesar skor. Dimitar Berbatov memberikan bola kepada Anderson di tepi kotak penalti Schalke. Bola hasil tendangan gelandang asal Brasil itu kemudian meluncur ke arah kanan atas gawang Die Koenigsblauen. Sayang, penyelamatan akrobatik Neuer mementahkannya.

Anderson akhirnya sukses masuk scoresheet di menit ke-72. Menyambut crossing dari Nani, pemain bernomor punggung delapan ini sempat kehilangan keseimbangan, tapi bangkit dengan cepat dan membobol gawang Neuer dari jarak dekat.

Empat menit kemudian, Anderson mencetak gol keduanya pada malam itu, juga dari jarak dekat. Kali ini Berbatov yang muncul sebagai pengirim assist.

Sembilan menit sebelum laga usai, Klaas-Jan Huntelaar menggetarkan jala United, tapi gol dianulir wasit karena eks striker AC Milan ini telah lebih dulu berada dalam posisi off-side.

Skor tak berubah hingga peluit panjang terdengar, dan United pun memperoleh kesempatan membalas dendam pada Barcelona 28 Mei mendatang.

Demikian berita dari hasil pertandingan antara MU melawan Schalke yang berakhir dengan skor 4-1 untuk kemenangan Setan Merah.
Baca juga berita bola lainnya dari Barcelona Melaju Ke Final Liga Champions.

Barcelona Melaju Ke Final Liga Champions

Selasa, 03 Mei 2011
Barcelona akhirnya berhasil melaju ke babak Final Liga Champions Eropa, setelah bermain imbang melawan Real Madrid 1-1, dan unggul aggregat 3-1. Gol Barcelona dicetak oleh Pedro Rodriguez yang meneruskan umpan matang Andres Iniesta dimenit ke 54, gol balasan Madrid dicetak oleh Marcelo dimenit ke 64. Dengan hasil ini, Barca berhak melaju ke Final, dan akan berhadapan dengan pemenang antara Manchester United melawan Schalke 04. Berikut berita selengkapnya hanya di Berita Sepakbola Terlengkap.


Imbang 1-1 Melawan Madrid, Barcelona Lolos Ke Final Dengan Keunggulan Agregat 3-1


Berakhir sudah rangkaian perjumpaan Barcelona dengan Real Madrid dalam 18 hari terakhir di tiga ajang berbeda. Pada laga pamungkas, Selasa (3/5) malam, Barcelona berhasil menyingkirkan Madrid dari semi-final Liga Champions. Hasil imbang 1-1 di Camp Nou sudah cukup bagi Barcelona untuk melaju ke babak puncak kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa ini berkat keunggulan agregat 3-1.

Jose Mourinho tidak bisa menyertai Madrid ke Camp Nou karena harus menjalani sanksi menyusul pengusirannya oleh wasit Wolfgang Stark pada laga pertama. Meski ditawari Barcelona tempat di tribun kehormatan, Mourinho memilih menyaksikan pertandingan melalui televisi di kamar hotelnya.

Madrid berupaya mengambil inisiatif menyerang guna mengatasi defisit dua gol pada pertemuan pertama. Kaka dimainkan sejak menit pertama, begitu pula dengan Gonzalo Higuain. Sementara, Barcelona memainkan kembali Andres Iniesta yang sudah fit dari cedera. Eric Abidal, yang menjalani operasi tumor hati bulan lalu, menempati bangku cadangan.

Kejadian pertama dalam pertandingan adalah kartu kuning pertama dari saku wasit Franck de Bleeckere kepada Ricardo Carvalho, 12 menit berjalan, karena melanggar Lionel Messi. Namun, Madrid sebenarnya tidak berupaya bermain keras dan pergerakan mereka tampak lebih dinamis dibandingkan laga pertama.

Madrid beruntung memiliki Iker Casillas yang mementahkan sejumlah peluang tuan rumah membuka keunggulan. Tendangan melengkung David Villa dimentahkan dengan satu tangan, sedangkan upaya Messi juga dapat diamankan.

Madrid mengancam melalui serangan balik. Cristiano Ronaldo nyaris memanfaatkan kelengahan sektor kiri pertahanan Barcelona yang asyik menyerang. Sayangnya, umpan silang mendatar Ronaldo lebih dekat dengan sergapan Victor Valdes. Sampai turun minum kedudukan imbang tanpa gol.

Dua menit babak kedua berjalan, Higuain menyarangkan bola ke dalam gawang Barcelona. Namun, De Bleeckere lebih dahulu meniup peluit karena Ronaldo menjatuhkan Javier Mascherano. Saat menggiring bola, Ronaldo terpeleset dan tubuhnya jatuh menghalangi Mascherano yang sedang mengejar bola ke arah Higuain.

Menit 54, publik Camp Nou akhirnya bersorak. Umpan akurat Iniesta diterima dengan mantap oleh Pedro Rodriguez. Sekali kontrol, bola kemudian dilesakkan ke pojok kiri bawah gawang Casillas.

Tugas Madrid kian berat dan asisten pelatih Aitor Karanka memasukkan Emmanuel Adebayor serta Mesut Oezil untuk menambah gebrakan timnya. Hasilnya, sepuluh menit setelah kebobolan, Madrid berhasil membalas. Diawali tipuan yang apik, Angel di Maria lolos sendirian di dalam kotak penalti Barcelona. Tendangan pertamanya menghantam tiang gawang Valdes. Bola mental kembali dikuasai sayap Argentina itu dan diberikan kepada Marcelo, yang tanpa kesalahan menjebol gawang tuan rumah.

Kedudukan 1-1 menghidupkan peluang Madrid. Tidak mau melepas peluang, Barcelona mencoba bermain aman dengan memasukkan Seydou Keita untuk menggantikan Villa. Tempo permainan mulai menurun dan kedudukan tidak berubah hingga pertandingan berakhir.

Laga final dimainkan di Wembley, 28 Mei mendatang, dan kini Barcelona menanti pemenang laga semi-final Manchester United versus Schalke.

Demikian berita mengenai hasil pertandingan antara Barcelona antara Real Madrid yang berakhir dengan skor 1-1, dan Barca unggul agregat 3-1 atas Madrid.
Baca juga berita bola lainnya dari Madrid Juara Copa Del Rey.

Madrid Melaju Ke Semifinal

Rabu, 13 April 2011
Maish dari Liga Champions Eropa, satu lagi wakil Spanyol yang melaju mulus ke babak Semi-fial Liga Champions yaitu Klub bertabur bintang Real Madrid. El Real akhirnya sukses melaju ke babak semi-final setelah berhasil mengalahkan Tottenham Hotspurs 0-1, dan unggul aggregat 5-0. Satu-satunya gol pada pertandingan ini, dicetak oleh Cristiano Ronaldo. Di babak semifinal, Madrid akan melakoni laga El Calsico, melawan seteru abadinya Barcelona. Berikut berita selengkapnya hanya di Berita Sepakbola Terlengkap.


Taklukkan Tottenham, Madrid Melaju Ke Semi-Final Liga Champions Eropa


Tottenham Hotspur tak mampu memberikan perlawanan berarti dan kembali menelan kekalahan saat menghadapi Real Madrid pada laga kedua perempat-final Liga Champions di White Hart Lane, Rabu (13/4) malam.

Unggul 4-0 pada laga pertama membuat Madrid bersikap sedikit santai dalam pertandingan ini meski Jose Mourinho menurunkan skuad terbaiknya. Sementara, Tottenham tidak memiliki pengalaman yang cukup untuk mampu merepotkan Madrid. Tuan rumah mampu menunjukkan perbaikan penampilan dibanding laga pertama, tetapi ada daya blunder Heurelho Gomes mencoreng perjuangan mereka.

Gareth Bale menjadi pemain yang paling mengancam sepanjang babak pertama. Aksi Bale melewati Sergio Ramos dan Raul Albiol adalah suguhan pertama dalam pertandingan ini. Namun, pergerakan Bale dari sayap kiri kerap tidak berhasil dimanfaatkan Roman Pavlyuchenko yang bertindak sebagai penyerang tunggal.

Sebuah gebrakan Bale diakhiri dengan tendangan yang dapat diatasi Iker Casillas. Bola muntah dikuasai Luka Modric yang langsung merangsek masuk dan terjatuh di dalam kotak penalti. Wasit Nicola Rizzoli tidak terkesan dengan kejadian itu dan membiarkan pertandingan tetap berjalan.

Kejadian yang sama menimpa Pavlyuchenko ketika berupaya menguasai umpan silang Bale. Kaki penyerang Rusia itu tersangkut Raul Albiol, tetapi lagi-lagi Rizzoli tidak menggubrisnya.

Memasuki pertengahan babak pertama, Pavlyuchenko membuang kesempatan emas mencetak gol. Kombinasi umpan Rafael van der Vaart membuat Aaron Lennon terlepas di sayap kanan. Bola ditarik ke belakang menuju arah lari Pavlyuchenko. Sayangnya, meski berdiri bebas eksekusi sang penyerang melambung tinggi ke atas mistar Casillas.

Penampilan Madrid sendiri biasa-biasa saja, baik pada babak pertama maupun babak kedua. Sebuah peluang berhasil mereka raih ketika Gomes gagal menyapu bersih sundulan Sergio Ramos, tetapi bola muntah tidak dieksekusi dengan baik oleh Emmanuel Adebayor.

Madrid mampu mencuri keunggulan lima menit babak kedua berjalan. Cristiano Ronaldo melepaskan tembakan jarak jauh yang sebenarnya tepat mengarah ke posisi Gomes. Namun, kecerobohan Gomes membuat bola melesat dari tangkapannya dan bergulir masuk ke dalam gawang sendiri. Blunder tersebut malah mengangkat penampilan Ronaldo yang sebetulnya tampil medioker sepanjang laga.

Harry Redknapp mencoba menjawab dengan memasukkan Jermain Defoe menggantikan Lennon. Tetapi striker pengganti ini tidak memiliki daya kreativitas serta imajinasi yang bisa menampung komando alur serangan melalui Rafael van der Vaart. Defoe menandai menit pertama penampilan dengan tendangan keras dari luar kotak penalti yang ditepis Casillas. Setelah sebuah sundulan jarak dekat yang menghantam tiang, itu saja kontribusi Defoe yang paling berarti dalam pertandingan.

Buruknya penampilan Pavlyuchenko pun kian terbukti ketika lagi-lagi membuang sebuah kesempatan emas. Menyambut umpan manis Van der Vaart di dalam kotak penalti, dalam posisi bebas Pavlyuchenko mengarahkan bola ke atas mistar.

Segala daya upaya Tottenham sudah dikerahkan untuk paling tidak mencari sebuah gol, tetapi pertahanan Madrid terlalu tangguh untuk dirubuhkan. Kedudukan 1-0 bertahan hingga akhir dan Madrid pun lolos berkat keunggulan agregat lima gol tanpa balas.

Di semi-final, Madrid menghadapi musuh bebuyutannya, Barcelona. Pada babak itu Madrid tidak dapat diperkuat Ricardo Carvalho yang harus menjalani sanksi akumulasi kartu akibat pelanggaran terhadap Lennon dalam pertandingan ini.

Demikian berita mengenai hasil pertandingan antara Tottenham Hotspurs melawan Real Madrid, yang berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenangan Madrid.
Baca juga berita bola lainnya dari Schalke Taklukkan Inter 2-1.

Schalke Taklukkan Inter 2-1

Dari lanjutan babak perempat-final Liga Champions Eropa, wakil Jerman Schalke 04 berhasil melaju ke babak Semi-final setelah mengalahkan Wakil Italia Inter Milan dengan skor 2-1, dan Schalke unggul aggregat 7-3. Dua gol anak asuhan Ralf Rangnick, dicetak oleh Striker veteran Raul Gonzales dan Benedikt Höwedes, dan gol satu gol Inter dicetak Thago Motta, dengan hasil ini, otomatis tidak ada satupun wakil Italia yang masuk ke babak Semi-final. Berikut berita selangkapnya hanya di Berita Sepakbola Terlengkap.


Kalahkan Inter 2-1, Schalke 04 Melaju Ke Semi-Final Liga Champions Eropa


Schalke melangkap mantap ke semi-final Liga Champions. Schalke sukses menaklukkan juara bertahan Inter Milan 2-1 pada laga kedua babak perempat-final di Stadion Veltins-Arena, Kamis (14/4) dinihari WIB.

Dengan demikian, Schalke menang agregat 7-3. Pasalnya pada laga pertama di Giuseppe Meazza, Schalke unggul 5-2. Kegagalan Inter menjadi tragedi karena mereka berstatus juara bertahan. Lebih dari itu, Italia kembali gagal mengantarkan wakilnya ke semi-final.

Keberhasilan klub Bundesliga Jerman ini menapak ke empat besar menjadi kejutan di Liga Champions. Mereka mampu menyingkirkan juara bertahan. Apalagi perjalanan Schalke di liga domestik terseok-seok. Saat ini Schalke masih tertahan di papan tengah dengan menduduki peringkat sembilan.

Di semi-final, Schalke menantang lawan tangguh Manchester United. Mereka bertindak sebagai tuan rumah pada semi-final pertama, 26 April. Selanjutnya, Schalke melakukan laga tandang ke Old Trafford, 4 Mei.

Pertandingan semula berjalan lambat. Kedua tim jarang melakukan tekanan di menit-menit awal. Gelandang Inter Wesley Sneijder sempat melepaskan tendangan spekulatif ke arah gawang Schalke. Namun upayanya tak membahayakan kiper Manuel Neuer.

Tuan rumah mendapat peluang pertama melalui Raul di menit ke-15. Hanya, sundulan penyerang veteran ini masih bisa ditepis oleh kiper Julio Cesar.

Inter yang harus mengejar defisit gol mulai menekan pertahanan tuan rumah. Tercatat, Dejan Stankovic dan Maicon mendapat peluang yang bisa membuahkan gol. Namun, mereka gagal menuntaskannya.

Serangan bergelombang yang dilakukan Inter membuat lini belakang lengah. Situasi itu bisa dimanfaatkan Raul. Mendapat umpan terobosan dari Jose Manuel Jurado, mantan ikon Real Madrid ini mengecoh Julio Cesar sebelum melepaskan tendangan ke gawang yang kosong. Gol Raul tercipta menjelang akhir babak pertama.

Inter bangkit di babak kedua. Mereka tak membutuhkan waktu lama untuk menyamakan kedudukan. Melalui Thiago Motta yang memanfaatkan umpan silang Sneijder, Inter mengubah skor menjadi 1-1. Gol Thiago tercipta di menit ke-50.

Gol itu menaikkan semangat pemain Inter. Mereka tak berhenti menekan pertahanan Schalke. Hanya, usaha mereka tak membuahkan hasil.

Sebaliknya, gawang Julio Cesar kembali keboboolan. Gol Schalke dihasilkan oleh Benedikt Howedes di menit ke-81. Dirinya berhasil lolos dari jebakan offside. Gol itu menjadikan Schalke unggul 2-1 dan bertahan sampai akhir pertandingan.

Demikian berita mengenai hasil pertandingan babak perempat-final Liga Champions Eropa, antara Schalke melawan Inter Milan yang berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Schalke.
Baca juga berita bola lainnya dari Barcelona Lolos Ke Semifinal.

Barcelona Lolos Ke Semifinal

Selasa, 12 April 2011
Masih dari Liga Champions Eropa, satu lagi wakil Spanyol yang memastikan diri melaju ke babak selanjutnya adalah Barcelona. El Barca berhasil mengalahkan Shaktar dengan skor 0-1, satu-satunya gol pada pertandingan tersebut dicetak oleh Lionel Messi. Dengan hasil itu, Barca unggul agregat 6-1, dan memastikan satu tiket ke babak Semifinal. Berikut berita selengkapnya hanya di Berita Sepakbola Terlengkap.


Barcelona Memastikan Satu Tiket Ke Babak Semi-Final, Setelah mengalahkan Shaktar 0-1



Lionel Messi memastikan langkah Barcelona ke semi-final Liga Champions usai mengalahkan Shakhtar Donetsk 1-0 di Donbass Arena, Rabu (13/4), dinihari WIB. Kemenangan tersebut membuat pasukan Blaugrana unggul secara agregat 6-1.

Dengan sukses ini, Barca sekarang hanya tinggal menanti pemenang dari pertandingan Tottenham Hotspur kontra Real Madrid yang baru akan menggelar pertandingannya Kamis dinihari esok. Madrid saat ini telah mengantungi kemenangan 4-0 dari pertemuan pertamanya dengan Tottenham. Pemenang dari pertandingan tersebut akan menjadi lawan Barca di semi-final Liga Champions.

Menghadapi laga ini, pelatih Shakhtar harus kehilangan dua pemain pilarnya Dario Srna dan Razvan Rat. Kedua pemain tersebut absen karena mengalami cedera. Sebaliknya di kubu Barca, pelatih Pep Guardiola tak memboyong Andres Iniesta yang tengah menjalani hukuman akumulasi kartu.

Walau tidak diperkuat dua pemain pilarnya, Shakhtar masih tetap mampu menunjukkan perlawanan sengit. Di awal-awal babak, anak asuh Mircea Lucescu ini sempat membuat kejutan ke lini pertahanan Barca.

Delapan menit pertandingan baru berjalan, Douglas Costa melepaskan sebuah tendangan terarah. Tetapi pada saat itu tendangan kerasnya masih bisa diantisipasi dengan baik oleh kiper Barcelona Victor Valdes.

Hal serupa juga kembali lagi diulanginya pada menit ke-14. Namun untuk kali kedua pula, Valdes masih bisa menepis usaha pemain Shakhtar yang ingin membobol gawang el Blaugrana.

Meski sempat ditekan di awal penampilan, Barca tetap kehilangan kemampuannya untuk balik menyerang. Peluang terbaik Barca sempat didapat pada menit ke-28 lewat tendangan keras dari Lionel Messi. Bola yang diterima dari Sergio Busquets langsung disambut dengan sebuah tendangan dari jarak 25 yard oleh Messi. Tetapi usaha itu masih belum mendapatkan hasil.

Sampai pertengahan babak, Barca memperlihatkan dominasinya atas Shakhtar dengan penguasaan bola hampir 59 persen. Peluang-peluang yang sempat didapat pemain Barca tidak hanya pada sosok Messi saja. Tetapi Ibrahim Affelay sempat pula memperoleh kesempatan di menit ke-42. Namun kerja keras striker muda berbakat milik Barca ini juga masih menemui jalan buntu.

Barca akhirnya baru bisa memastikan keunggulannya saat pertandingan tersisa dua menit pada waktu normal. Gol tersebut dicetak oleh Messi usai menerima umpan dari Dani Alves. Bola yang ditendang dengan kaki kiri itu langsung mengalir tak terkawal di sudut kanan gawang Shakhtar. Gol tersebut merupakan yang kesembilan dikoleksi Messi di Liga Champions musim ini.

Berbekal gol dari Messi tersebut membuat penampilan Barca menjadi lebih tak banyak beban saat memasuki babak kedua. Sebaliknya tim lawan berusaha sekuat tenaga sambil menanti datangnya keajaiban sebagai modal untuk mengejar defisit lima gol.

Usaha itu sempat dirintis oleh Jadson, Luiz Adriano maupun Eduardo yang baru dimainkan di pertengahan babak. Sayangnya, tembok pertahanan Barca yang berlapis selalu saja membuat kandas usaha dari para pemain Shakhtar.

Barca di babak ini juga tetap tidak ada mengendurkan serangannya ke jantung pertahanan tim tuan rumah. Di menit ke-59, serangan yang dibangun oleh Messi kembali lagi membuat kekacauan di lini pertahanan Shakhtar. Di menit ini Alves sempat memanfaatkan bola rebound, namun tendangannya juga masih belum menemukan sasaran terbaiknya.

Selanjutnya di menit ke-74, usaha Shakhtar yang dibangun lewat kerjasama Henrik Mkhitaryan dan Eduardo nyaris saja membuahkan hasil. Tetapi lagi-lagi, kiper Valdes dengan begitu gemilang masih mampu mementahkan peluang yang didapat pemain Shakhtar tersebut. Dan sampai pertandingan berakhir usaha Shakhtar untuk mencuri gol ke gawang Barca tetap tidak bisa membuahkan hasil.

Demikian berita mengenai hasil pertandingan antara Barcelona melawan Shaktar Donetsk, yang berakhir dengan skor 0-1, untuk kemenangan El Barca.
Baca juga berita bola lainnya dari MU Kalahkan Chelsea 2-1.

MU Kalahkan Chelsea 2-1

Dari lanjuta Liga Champions Eropa, akhirnya Manchester United memastikan diri melaju ke babak Semi-Final, setelah berhasil mengalahkan Chelsea dengan Skor 2-1, dan unggul aggregat 3-1. Bermain dihadapan pendukungnya sendiri, MU membuka gol lewat sontekan Chicharito dimenit ke 43. Dibabak kedua, Chelsea harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Ramires diganjar kartu merah, setelah melanggar Nani. Drogba sempat menyamakan kedudukan dimenit ke 76, namun tak berselang lama Park Ji Sung memastikan kemenangan Setan Merah menjadi 2-1, lewat gol yang dicetaknya dimenit ke 77. Berikut berita selengkapnya hanya di Berita Sepakbola Terlengkap.


Kalahkan Chelsea 2-1, MU Pastikan Tiket Ke Babak Semi-Final




Harapan Chelsea untuk bisa bertahan di Liga Champions dipupuskan oleh Manchester United. Kekalahan 2-1 yang dialami The Blues di Old Trafford, Rabu (13/4) dinihari WIB, membuat pasukan Setan Merah yang lebih berhak untuk tampil di babak semi-final Liga Champions musim ini.

Kemenangan United di hadapan publiknya sendiri tersebut ditandai juga dengan diberikannya kartu merah kepada gelandang Chelsea Ramires di menit ke-70. Sedangkan dua gol United dari pertandingan ini disumbangkan oleh Javier 'Chicharito' Hernandez serta Park Ji-sung. Lalu gol semata wayang yang didapat Chelsea melalui Didier Drogba.

Menghadapi pertandingan ini pelatih The Blues Carlo Ancelotti memasangkan Fernando Torres dan Nicolas Anelka sebagai starter. Sayangnya duet ini tidak terlalu memperlihatkan performa terbaiknya di sepuluh menit awal.

Kerjasama keduanya baru mulai terlihat membahayakan pada menit ke-14. Umpan yang diberikan Torres kepada Anelka itu membuka peluang bagi Chelsea. Namun usaha tersebut belum terlalu membahayakan bagi tim tuan rumah.

Satu menit berselang, Chelsea kembali lagi menebarkan ancamannya melalui Frank Lampard. Tetapi usaha gelandang tim nasional Inggris ini juga masih menemui jalan buntu ketika tendangannya yang masih terlalu lemah itu bisa dengan mudah diantisipasi oleh kiper Edwin van der Sar.

Sebaliknya United yang tampil dengan dukungan penuh suporter setianya juga memperlihatkan kinerjanya yang optimal lewat penampilan Chicarito dan Wayne Rooney yang menjadi dua bomber buat barisan pertahanan lawannya. Kerjasama Chicharito dan Rooney yang cukup membahayakan pertahanan Chelsea itu sempat diraih di menit ke-27. Tetapi usaha itu juga belum membuahkan hasil.

Para pendukung United akhirnya baru bisa bersorak gembira setelah pertandingan memasuki menit ke-43. Berawal dari sebuah kerjasama antara Ryan Giggs dan John O'shea, United akhirnya memperoleh juga gol yang dinanti itu melalui Chicharito. Gol dari striker tim nasional Meksiko ini membuat jalan Chelsea untuk membalas kekalahan 1-0 menjadi semakin terjal.

Sebelum peluit tanda jeda turun minum ditiup wasit, Chelsea sebenarnya berusaha sekuat tenaga untuk mengurung pertahanan United. Namun kerja keras itu tetap mengalami kesulitan.

Selanjutnya memasuki babak kedua, Chelsea melakukan perubahan. Torres ditarik ke luar. Sebagai penggantinya Ancelotti memasukkan Didier Drogba. hadirnya pemain asal Pantai Gading ini cukup mampu memberikan harapan kepada pendukung Chelsea.

Beberapa kali kesempatan untuk membuat gol sempat datang kepada Drogba. Namun keberuntungan masih belum berpihak padanya. Hingga akhirnya pada menit ke-70, Chelsea mendapatkan sebuah pukulan telak. Pelanggaran yang dilakukan Ramires kepada Nani membuatnya harus menerima kartu kuning kedua.

Tetapi keluarnya Ramires tidak segera meluluhkan semangat juang pemain Chelsea untuk mengejar deifist gol. Enam menit kemudian, Chelsea berhasil menyamakan skor menjadi 1-1 setelah bola dari Michel Essien dituntaskan dengan sempurna oleh Drogba menjadi sebuah gol.

Semangat pemain Chelsea kembali lagi berkobar. Tetapi hanya selang semenit saja, kegembiraan pendukung Chelsea itu buyar. United melalui Park Ji-sung berhasil menggetarkan gawang Petr Cech. Gol balasan yang dilakukan secara cepat itu dicetak oleh Ji-sung setelah menerima bola sodoran dari Giggs.

Setelah kebobolan, Ancelotti sempat mengubah formasi pemainnya dengan menurunkan Paulo Ferreira yang menggantikan Alex. Tetapi usaha Chelsea untuk bisa membalas gol tersebut tetap tidak berhasil. Hingga pertandingan berakhir skor 2-1 bagi kemenangan United tetap tidak berubah.

Demikian berita mengenai pertandingan babak perempat-final Liga Champions Eropa, antara MU melawan Chelsea yang berakhir dengan skor 2-1, untuk kemenangan MU.
Baca juga berita bola lainnya dari Chelsea Waspadai Rooney.

Chelsea Waspadai Rooney

Senin, 11 April 2011
Jelang laga akbar babak perempat-final Liga Champions Eropa, antara MU melawan Chelsea. Setelah pada pertemuan pertama Chelsea harus Takluk oleh MU dikandang sendiri, pada pertandingan kedua yang akan dilangsungkan di Old Trafford yang merupakan kandang MU. Pelatih Chelsea, Carlo Ancelotti tegaskan Chelsea harus lebih berhati-hati menghadapi Rooney. Berikut berita selengkapnya hanya di Berita Sepakbola Terlengkap.


Carlo Ancelotti Menegaskan Chelsea Harus Berhati-Hati Dalam Menjaga Rooney


Chelsea akan mewaspadai striker Manchester United Wayne Rooney dalam duel kedua babak perempat-final Liga Champions di Old Trafford, Rabu (13/4) dinihari WIB. Manajer Carlo Ancelotti tegaskan Chelsea harus lebih berhati-hati menghadapi Rooney.

Pada laga pertama, Rooney menjadi penentu kemenangan United. Gol tunggalnya mengantarkan the Red Devils unggul 1-0.

Karena itu, Rooney harus diwaspadai. Namun, Ancelotti menilai skema permainan timnya tidak akan berubah hanya gara-gara satu pemain.

"Jelas, Rooney pemain paling berbahaya. Kami harus mewaspadainya. Di laga pertama, penampilannya lebih baik dibandingkan kami. Tapi kami tak perlu mengubah gaya bermain, mental dan filosofi kami hanya untuk mengontrol Rooney," ujar Ancelotti.

Dirinya kemungkinan menugaskan salah satu pemain belakang untuk mematikan Rooney. Apalagi, Chelsea memiliki deretan bek terbaik yang bisa menjalankan tugasnya.

"Alex telah kembali. Dia sudah fit tapi saya belum tahu apakah dia bisa menjadi starter atau tidak," jelasnya.

"Untuk posisi bek tengah, kami memiliki banyak pemain fantastis. Kami punya [Branislav] Ivanovic, [John] Terry, Alex dan David Luiz. Itu sudah lebih dari cukup," kata Ancelotti.

Demikian berita jelang laga perempat-final Liga Champions antara MU melawan Chelsea, dimana Ancelotti menegaskan anak asuhnya agar berhati-hati dalam menjaga Rooney.
Baca juag berita bola lainnya dari AC Milan Taklukkan Fiorentina.

Manchester United Permalukan Chelsea

Rabu, 06 April 2011
Dari lanjutan babak perempat-final leg pertama Liga Champions Eropa, satu lagi tim tuan rumah yang harus menelan kekalahan oleh tamunya. Kali inI, Chelsea dipermalukan oleh musuh bebuyutannya Manchester United dengan Skor 0-1. Satu-satunya gol pada pertandingan ini dicetak oleh Wayne Rooney dimenit ke 24. Dengan hasil ini, tinggal selangkah lagi menuju semifinal, karena leg kedua akan dilangsungkan dikandang MU di Old Trafford. Berikut berita selengkapnya hanya di Berita Sepakbola Terlengkap.


Rooney Permalukan Chelsea Di Stamford Brigde


Manchester United sukses mempermalukan tuan rumah Chelsea 1-0 dalam pertandingan leg pertama babak perempat-final Liga Champions yang berlangsung di Stamford Bridge, Kamis (7/4) dinihari WIB. Gol tunggal The Red Devils dicetak sang bintang, Wayne Rooney.

Berkat gol tandang ini, United sudah menjejakkan satu kakinya di babak semi-final karena mereka mengontongi keuntungan untuk menjalani leg kedua yang akan berlangsung di Old Trafford pekan depan.

Ada sebuah catatan fantastis yang ditorehkan United berkat kemenangan di markas Chelsea ini. United mampu meruntuhkan angkernya Stamford Bridge selama sembilan tahun, tepatnya selama Chelsea dimiliki pengusaha asal Rusia Roman Abramovich. Ini merupakan kemenangan pertama United di kandang Chelsea setelah sembilan tahun hanya mampu meraih hasil imbang dan sering menelan kekalahan di sana.

Jalannya Pertandingan

The Blues sebenarnya menguasai permainan sepanjang pertandingan terbukti dengan penguasaan bola sebesar 61:39. Namun, kesigapan pertahanan tim tamu membuat barisan penyerang Chelsea gagal menceploskan bola ke gawang lawan.

Striker baru Chelsea yang hingga kini masih mandul, Fernando Torres, memiliki peluang pada menit keenam. Namun sayang, tendangannya dari dalam kotak penalti masih mengarah tepat kepada kiper United yang dikawal Edwin van der Sar.

Empat menit berselang giliran United yang sempat mengancam melalui pergerakan striker Javier "Chicharito" Hernandez. Namun sayang, sundulan pemain asal Meksiko itu sempat mengenai salah satu pemain bertahan Chelsea dan bola kemudian mampu ditangkap dengan baik oleh kiper Petr Cech.

Pada menit ke-15, gelandang Park Ji-Sung melepaskan sebuah tendangan ke arah gawang dari luar kotak penalti, namun bola justru membentur badan Didier Droga. Tendangan sudut untuk United didapat.

Tiga menit kemudian, gelandang Chelsea Jose Bosingwa melakukan pergerakan di sisi kiri pertahanan United dengan melepaskan sebuah tendangan yang masih melambung di atas mistar. Beberapa detik kemudian, Drogba memiliki peluang emas mencetak gol lewat tendangan keras, namun sayang van der Sar dengan sigap melakukan penyelamatan gemilang.

Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya datang pada menit ke-24 lewat kerjasama apik antara Michael Carrick dan Ryan Giggs yang mampu dituntaskan dengan sempurna oleh Rooney. Berawal dari kecerdikan Carrick yang melepaskan umpan manis ke arah Giggs di sisi kanan pertahanan Chelsea, gelandang senior asal Wales itu kemudian melakukan pergerakan dengan menusuk kotak penalti lawan dan melepaskan umpan cantik ke arah Rooney. Tanpa cacat, striker yang sedang menjadi pembicaraan akibat tindakannya dengan mengucapkan kata-kata tidak sopan di depan kamera televisi usai merayakan gol ke gawang West Ham akhir pekan lalu itu mampu melepaskan tendangan ke arah sudut kiri gawang, tanpa bisa dihalau Cech.

Tertinggal, Chelsea berusaha mengejar gol penyama kedudukan. Pada menit ke-30, Torres melakukan tendangan salto, namun tidak mengarah jelas ke gawang. Semenit berselang, Bosingwa kembali melepaskan tendangan ke arah gawang, namun masih bisa dihalau bek Rafael da Silva.

Pada menit ke-34, Torres tampak sudah siap menyambut umpan di sisi kiri pertahanan United, namun Nemanja Vidic mampu mengantisipasi ancaman itu. Torres tampak terjatuh sehingga membuat sejumlah pemain United tampak emosional, termasuk Rio Ferdinand yang dengan segera meminta striker asal Spanyol itu untuk berdiri.

Satu menit jelang pertandingan babak pertama akan berakhir, Rooney memiliki sebuah kesempatan menggandakan keunggulan. Namun, tendangan sang striker usai menerima umpan Chicharito tepat berada di dekapan Cech.

Chelsea nyaris saja menutup babak pertama dengan hasil imbang setelah tendangan Drogba mampu ditips oleh van der Sar dan kemudian membentur mistar gawang. Frank Lampard mampu mengarahkan bola ke gawang yang sudah kosong, namun dengan sigap Patrice Evra melakukan sapuan gemilang. Gawang United tetap perawan...

Di awal babak kedua, Chelsea langsung melakukan inisiatif serangan. Pada menit ke-56, Drogba melepaskan tendangan salto terukur ke arah gawang usai menyambut umpan tendangan sudut Lampard. Namun sayang, bola masih menyamping di sisi kiri gawang van der Sar.

Delapan menit berselang, Drogba memberikan ancaman melalui sisi kiri pertahanan United. Setelah mampu melewati hadangan Evra, Drogba gagal melewati Vidic yang dengan sigap langsung mengisi pos yang ditinggalkan rekannya itu.

Pada menit ke-69, gelandang Michael Essien melepaskan sebuah tendangan keras ke arah gawang usai memanfaatkan bola sapuan Vidic, namun tendangan tersebut masih menyamping di sisi gawang van der Sar.

Empat menit kemudian, van der sar kembali melakukan penyelamatan gemilang dengan menghalau bola sundulan matang Torres dari jarak dekat.

Pada menit ke-84, Branislav Ivanovic melakukan sebuah pergerakan dengan melewati Evra dan kemudian melepaskan umpan berbahaya ke arah gawang. Namun, bola mampu ditangkap oleh van der Sar. Beberapa detik kemudian, giliran Nicolas Anelka, striker yang menggantikan Drogba pada menit ke-70, yang membahayakan gawang United. Namun, tendangan pemain asal Prancis itu masih bisa diamankan van der Sar.

Saat pertandingan sudah memasuki masa tambahan waktu, Ramires mendapat sebuah peluang emas di depan gawang. Namun, pergerakannya bisa diatasi Evra. Meski Ramires terlihat terjatuh akibat hadangan itu, namun wasit tidak menganggap apa yang dilakukan Eva sebagai sebuah pelanggaran.

Torres mendapat kartu kuning karena dianggap melakukan diving di dalam kotak penalti United. Dalam tayangan ulang televisi, terlihat hadangan yang dilakukan Antonio Valencia terhadap Torres memang bukan sebuah pelanggaran. Insiden ini menandai berakhirnya pertandingan untuk kemenangan Setan Merah.

Kemenangan ini menjadi modal berharga buat pasukan Sir Alex Ferguson untuk menatap pertandingan leg kedua pada pekan depan.

Demikian berita seputar olahraga sepakbola dari hasil leg pertama babak perempat-final Liga Champions, antara Chelsea melawan MU, yang berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenangan MU.
Baca juga berita bola lainnya dari Madrid Kalahkan Tottenham 4-0.
 
free counters